Masa remaja merupakan fase transisi dari anak-anak menuju dewasa, di mana individu mencari identitas diri dan sangat rentan terhadap berbagai pengaruh, baik positif maupun negatif. Oleh karena itu, pendidikan kesehatan dengan menggunakan video pembelajaran sangat diperlukan untuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi melalui media video pembelajaran terhadap pengetahuan dan sikap remaja mengenai pencegahan kehamilan yang tidak diinginkan di SMK N 1 Kutasari. Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh media video pembelajaran terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap remaja dalam mencegah kehamilan yang tidak diinginkan. Menggunakan desain pra-eksperimental one-group pretest-posttest, penelitian melibatkan 125 siswa kelas 11 SMK N 1 Kutasari sebagai responden yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan melalui kuesioner valid dan reliabel yang menilai pengetahuan dan sikap menggunakan skala Likert dan Guttman. Analisis statistik univariat dan bivariat menunjukkan adanya perubahan signifikan dalam pengetahuan dan sikap remaja setelah intervensi, menegaskan efektivitas media video pembelajaran sebagai alat edukasi yang penting dalam pencegahan kehamilan yang tidak diinginkan. Penelitian di SMK N 1 Kutasari menunjukkan bahwa media video pembelajaran secara signifikan meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja terkait pencegahan kehamilan tidak diinginkan. Rata-rata pengetahuan remaja meningkat sebesar 9,91 poin, dari 18,14 sebelum intervensi menjadi 28,05 setelahnya. Demikian pula, rata-rata sikap remaja meningkat sebesar 15,37 poin, dari 22,63 menjadi 38. Hasil uji statistik Mann-Whitney dan Wilcoxon menunjukkan perbedaan dan pengaruh signifikan dengan nilai p sebesar 0,000 (<0,050). Temuan ini menegaskan bahwa media video pembelajaran merupakan alat edukasi yang efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman remaja terhadap isu tersebut
Copyrights © 2024