kesehatan lingkungan. Limbah medis yang dihasilkan harus dikelola sesuai ketentuan agar tidak mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan. Berbagai risiko yang timbul dari pengelolaan limbah medis dapat terjadi jika pengelolaan limbah yang dilakukan tidak menerapkan prosedur yang tepat dan sesuai. Tujuan dari penelitian ini untuk mengevaluasi dampak lingkungan dari pengelolaan limbah medis di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo menggunakan metode LCA (Life Cycle Assessment). Metode LCA merupakan salah satu metode yang digunakan untuk mengetahui dampak risiko terhadap lingkungan dari aktifitas kegiatan, salah satunya aktifitas pengelolaan limbah medis. Metode dalam penelitian yang digunakan melalui pendekatan LCA dengan analisis data menggunakan IMPACT 2002+ dengan mengukur empat kategori dampak yaitu human health, ecosystem quality, climate change dan resources. Hasil penelitian menunjukkan pengolahan limbah onsite menggunakan insinerator rumah sakit memiliki dampak yang signifikan pada seluruh kategori dampak lingkungan yang diteliti yaitu: human health, ecosystem quality, climate change dan resources. Pemilahan limbah yang tepat untuk mengurangi timbulan limbah medis dengan optimalisasi daur ulang limbah dapat menurunkan dampak dari pengolahan limbah secara onsite menggunakan insinerator.
Copyrights © 2024