Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis siswa ditinjau dari tingkatan kecemasan matematisnya. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan pada bulan Maret 2024 di SMP Negeri 10 Tanjungpinang. Subjek penelitian terdiri dari 1 siswa dengan tingkat kecemasan matematis rendah, 1 siswa dengan tingkat kecemasan matematis sedang, dan 1 siswa dengan tingkat kecemasan matematis tinggi. Data dikumpulkan dengan teknik tes dan wawancara. Instrumen yang dibutuhkan dalam penelitian ini yaitu peneliti sebagai instrumen utama dan didukung dengan instrumen angket kecemasan matematis, soal tes komunikasi matematis, dan pedoman wawancara. Data dianalisis menggunakan metode analisis Miles Huberman melalui tahapan pengumpulan data, reduksi, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan tingkat kecemasan matematis rendah mampu memenuhi 3 indikator komunikasi matematis. Hal ini dikarenakan respon positifnya dalam mengelola kecemasan yang ada dalam dirinya, di mana siswa pada level kecemasan rendah mampu bersikap tenang, rileks, dan nyaman saat mengerjakan soal matematika, memiliki kesadaran dan ketelitian yang tinggi, serta kepercayaan diri dan kemampuan untuk belajar yang baik. Sedangkan siswa dengan tingkat kecemasan matematis sedang hanya mampu memenuhi 2 indikator komunikasi matematis. Siswa pada kecemasan ini lebih mudah terganggu dan menurun kemampuan konsentrasinya ketika dihadapkan dengan persoalan matematika, sehingga siswa tidak bisa berpikir jernih dan kemampuan belajarnya menjadi tidak optimal. Selanjutnya siswa dengan tingkat kecemasan matematis tinggi hanya mampu memenuhi 1 indikator komunikasi matematis. Siswa ini tidak melakukan penyelesaian pada soal yang diberikan karena mengalami gejala gugup yang berlebihan, merasa gelisah dan tidak nyaman, serta kebingungan saat menjelaskan jawaban. Siswa ini juga mudah frustasi, putus asa dan menyerah, menganggap diri tidak memiliki pengetahuan yang cukup untuk menyelesaikan soal matematika, sehingga tidak mau berusaha untuk menyelesaikan soal secara optimal.
Copyrights © 2024