Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari Model Pembelajaran Problem-Based Learning (PBL) dan Pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) terhadap kemampuan representasi matematis siswa pada materi statistika di Indonesia. Kemampuan representasi matematis dianggap sebagai keterampilan esensial yang memungkinkan siswa untuk mengkomunikasikan dan memodelkan gagasan matematis dengan cara-cara yang beragam, termasuk verbal, visual, dan simbolik. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan melibatkan 30 siswa kelas VIII sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui tes tertulis dan wawancara, yang kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBL dan RME berdampak positif terhadap kemampuan representasi matematis siswa. Siswa yang terlibat dalam pembelajaran berbasis masalah mampu menghasilkan representasi visual, simbolik, dan verbal dengan baik. Meskipun demikian, beberapa siswa masih mengalami kesulitan dalam beberapa aspek, seperti kesalahan dalam proses pembulatan nilai atau kesulitan dalam memberikan kesimpulan yang tepat. Penerapan Model Pembelajaran PBL dan Pendekatan RME dapat dianggap efektif dalam meningkatkan literasi matematis siswa. Rekomendasi dari penelitian ini adalah untuk mengintegrasikan PBL dan RME ke dalam kurikulum matematika sekolah sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan representasi matematis siswa secara menyeluruh.
Copyrights © 2024