Desa Tumpukrenteng menghadapi masalah kesehatan remaja, terutama anemia dan stunting, yang berdampak pada kesehatan reproduksi dan pertumbuhan generasi mendatang. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja melalui program pengabdian masyarakat berbasis peer educator. Metode penelitian melibatkan ceramah, diskusi, dan tes sebelum dan sesudah pelatihan kepada 40 siswa di MAS dan MTs Al-Fatah. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada nilai post-test dibandingkan pre-test, baik untuk materi kesehatan reproduksi (56,5 menjadi 86,5) maupun konsep peer tutor (47,5 menjadi 82,6). Antusiasme peserta tercermin dari diskusi aktif selama kegiatan. Kesimpulannya, program ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja sebagai peer educator untuk kesehatan reproduksi, sehingga diharapkan dapat diterapkan di tempat lain.
Copyrights © 2024