Penelitian ini mengeksplorasi fenomena kehangatan yang memudar dalam interaksi sosial keluarga di era digital, di mana penggunaan teknologi semakin mendominasi komunikasi. Tujuan penelitian adalah untuk memahami dampak keterbatasan interaksi tatap muka terhadap hubungan emosional antar anggota keluarga. Metode yang digunakan meliputi survei dan wawancara mendalam dengan 50 responden dari berbagai latar belakang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun komunikasi digital memudahkan interaksi, banyak keluarga mengalami penurunan kualitas hubungan emosional dan keintiman. Kesimpulan ini menekankan pentingnya memprioritaskan interaksi langsung untuk menjaga kehangatan dalam hubungan keluarga di tengah perkembangan teknologi.
Copyrights © 2024