Kurangnya kematangan emosi pada remaja akan menunjukkan perilaku yang buruk, namun bila remaja memiliki regulasi emosi maka remaja akan memiliki citra dan kematangan emosi yang dilihat dari kemampuannya dalam memafkan serta menyeimbangkan hingga mengelola emosi yang dirasakan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan mengenai pengaruh father involvement terhadap regulasi emosi remaja akhir di Kota Makassar. Penelitian ini dilakukan terhadap 376 responden dengan usia 16-18 tahun yang memiliki ayah kandung yang masih hidup. Terdapat dua instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu skala siap sebar father involvement dan skala Emotion Regulation Questionnaire (ERQ). Penelitian ini menggunakan Teknik analisis data regeresi sederhana. Hasil analisis yang dilakukan didapatkan bahwa; ada pengaruh father involvement terhadap regulasi emosi remaja akhir di Kota Makassar dan berpengaruh secara positif, yang berarti semakin tinggi father involvement maka semakin tinggi pula regulasi emosi pada remaja akhir di Kota Makassar. Pengaruh antar variabel father involvement terhadap regulasi emosi memiliki nilai kontribusi sebesar 3.2%.
Copyrights © 2023