Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh identitas lingkungan dan religiusitas terhadap perilaku pro-lingkungan pada masyarakat Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif uji parametrik analisis regresi berganda untuk menguji hipotesis dengan sampel penelitian masyarakat Indonesia (N=500) yang berusia 17 hingga 45 tahun. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non probabilitas dengan metode accidental sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah skala konstruk Pro-Environmental Behavior, serta dua skala modifikasi yaitu Environmental Identity Scale (EID) dan Centrality Religiosity Scale (CRS). Temuan menunjukkan bahwa identitas lingkungan dan religiusitas berpengaruh positif terhadap perilaku pro-lingkungan (p=0.000;p<0.05) dengan kontribusi yaitu sebesar 15% (0.150). Penelitian lanjutan disarankan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat memengaruhi penelitian agar memperoleh hasil yang lebih spesifik atau melakukan analisis dimensi untuk mengetahui kontribusi masing-masing dimensi dari variabel independen.
Copyrights © 2023