Resilience merupakan kemampuan individu untuk mengatasi maupun beradaptasi dalam situasi yang sulit. Bertahan dalam menghadapi situasi yang tertekan, menantang, bahkan trauma sekalipun dalam kehidupan yang dirasakannya. Penelititan ini bertujuan untuk mengetahui gambaran resilience pada keluarga penderita kanker di Kota Makassar. Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan non-probability sampling. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis deskriptif dan melibatkan 400 responden keluarga penderita kanker di Kota Makassar. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan skala resiliensi yang di adaptasi oleh peneliti berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Reivich & Shatte (2002). Hasil analisis data ditemukan bahwa resiliensi pada keluaraga penderita kanker di Kota Makassar memiliki tingkat pengasuhan yang sedang.
Copyrights © 2024