Energi terbarukan merupakan sumber energi alternatif di alam yang tidak akan habis walaupun digunakan secara terus menerus salah satunya yaitu biodiesel. Biodiesel merupakan bahan bakar alternatif pengganti diesel yang dibuat dari bahan yang dapat diperbaharui seperti minyak nabati / minyak hewani. Minyak jelantah adalah minyak goreng bekas yang dibuang dari dapur rumah tangga dan memiliki peluang dalam pembuatan biodiesel karena minyak jelantah mengandung trigliserida, disamping asam lemak bebas. Biodiesel terbuat dari limbah cair minyak jelantah yang umumnya diproduksi melalui proses transesterifikasi. Pada proses transesterifikasi menggunakan rasio metanol 1 : 6 minyak jelantah, dan penambahan katalis basa heterogen (CaO). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan biodiesel dari minyak jelantah menggunakan katalis berbahan tulang ayam dan mengetahui kualitas biodiesel dari minyak jelantah. Berdasarkan analisa pengujian ini diperoleh nilai density sebesar 868 (on spec), hasil cetane index diperoleh sebesar 51 (on spec), dan hasil untuk flash point PM sebesar 110°C (on spec). Hasil penelitian ini telah menunjukan bahwa penelitian yang dilakukan memenuhi persyaratan SNI Nomor 7182 Tahun 2015 untuk pembuatan biodiesel.
Copyrights © 2024