Pengguna aktif sosial media di Indonesia semakin meningkat membuat bisnis online melalui media sosial semakin banyak. Dengan adanya platform berniaga secara online memudahkan penjual dan pembeli untuk berkomunikasi. Meningkatnya penggunaan metode live streaming membuat aplikasi di TikTok semakin berkembang pesat. Berdasarkan studi terdahulu, variabel yang dapat mempengaruhi live streaming adalah streamer attractiveness dan para-social interaction. Kedua variabel ini dapat mempengaruhi arousal dan impulsive buying. Tujuan dari penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh dari streamer attractiveness dan para-social interaction terhadap arousal dan impulsive buying pada TikTok Live Shopping. Penelitian ini menggunakan 135 responden laki-laki dan perempuan berusia 18-45 tahun yang pernah menonton live stream TikTok 1 kali seminggu dalam waktu 6 bulan terakhir. Pengolaan data kuantitatif menggunakan program Partial Least Square (PLS). Proses analisis dalam penelitian ini menggunakan SEM-PLS melalui dua tahapan utama yaitu evaluasi outer model dan inner model. Teknik analisa data yang digunakan selanjutnya adalah uji T. Dari hasil analisa data, ditemukan bahwa streamer attractiveness dan para-social interaction berpengaruh positif terhadap arousal dan arousal berpengaruh positif terhadap impulsive buying.
Copyrights © 2024