Tujuan dalam penulisan karya ilmiah ini yaitu untuk mengetahui teologi agama kristen di Indonesia yang terus mengalami perkembangan dan untuk mengetahui tentang keberadaan Teologi kekristenan di tengah masyarakat yang pluralistik. Agama adalah konsep dimana seseorang menemukan yang dipercayainya. Dari pengertian agama itu sendiri bahwa agama adalah tidak kacau. Hidup tertib tanpa adanya permusuhan satu dengan yang lainnya. Namun nyatanya tidak demikian. Ada banyak orang yang bahkan memiliki agama hidupnya tidak tertib. Indonesia terdiri dari enam agama yaitu Kristen, Budha, Islam, Konghucu, Katolik dan Hindu. Perbedaan-perbedaan pasti ada dan itu tidak bisa di pungkiri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Metode ini digunakan untuk menjelaskan keberadaan teologi kristen di tengah masyarakat yang pluralistik. Berdasarkan hasil yang diketahui ada tiga tindakan yang perlu dilakukan teologi kekristenan di tengah masyarakat yang pluralistik yaitu dengan cara mengadakan dialog dan membangun sikap toleransi serta bagaimana bersikap layaknya orang Kristen. Sikap Kekristenan di tengah masyarakat yang pluralistik menentukan penerimaan kehadiran yang seutuhnya. Tanpa sikap yang baik, penolakan akan mudah terjadi dan itu berdampak besar bagi kelangsungan hidup ditengah masyarakat Indonesia yang pluralistik.
Copyrights © 2024