Perkembangan teknologi digital di era masyarakat 4.0 menuntut gereja untuk merancang ulang strategi penginjilan agar tetap relevan dan efektif menjangkau jiwa. Penelitian ini dilakukan untuk merumuskan strategi kontekstual bagi gereja memanfaatkan teknologi mutakhir dalam misi penginjilan. Metode penelitian adalah kualitatif dengan analisis literatur teologis. Hasilnya menunjukkan perlunya integrasi konten dan pendekatan digital inovatif dengan berpegang prinsip teologis, agar penginjilan otentik dapat terus dilakukan secara efektif di tengah dinamika masyarakat digital. Penelitian ini penting untuk memastikan mandat penginjilan tetap relevan dan berdampak di era kontemporer.
Copyrights © 2023