Penelitian ini berfokus pada pengaruh pengungkapan Laporan Keberlanjutan dan penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) terhadap Nilai Perusahaan, dengan semakin tingginya perhatian terhadap kedua aspek ini di dunia korporasi. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris terkait pengaruh tersebut, khususnya pada perusahaan Makanan dan Minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Tujuh variabel yang diteliti dalam studi ini meliputi Laporan Keberlanjutan, Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional, Dewan Direksi, Dewan Komisaris, dan Komite Audit sebagai variabel independen, sementara Nilai Perusahaan menjadi variabel dependen. Sampel yang digunakan berjumlah 111 data dari 37 perusahaan yang memenuhi kriteria, dengan data yang diambil dari Laporan Keuangan dan Laporan Tahunan perusahaan pada periode 2021–2023, menggunakan metode purposive sampling. Dalam pengujian hipotesis, pendekatan kuantitatif diterapkan dengan model Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan Laporan Keberlanjutan, kepemilikan institusional, Dewan Direksi, Dewan Komisaris, dan Komite Audit berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Nilai Perusahaan. Namun, Kepemilikan Manajerial terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Nilai Perusahaan, yang menunjukkan pentingnya peran manajer dalam meningkatkan kinerja perusahaan.
Copyrights © 2024