Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemahaman teologis dan praktik Sakramen Pengurapan Orang Sakit dalam Gereja Katolik, dengan fokus pada penerapannya di lingkungan rumah sakit. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan studi kasus di sebuah Rumah Sakit di Kota Bandung, Jawa Barat. Pengumpulan datanya melibatkan wawancara mendalam dengan pasien, keluarga mereka, dan petugas pastoral, serta analisis dokumen terkait. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Sakramen Pengurapan Orang Sakit berperan penting sebagai sarana rahmat ilahi yang memberikan penghiburan, kekuatan spiritual, dan harapan bagi pasien, sekaligus memperkuat solidaritas komunitas iman. Selain itu, penelitian ini mengidentifikasi tantangan seperti kurangnya pemahaman akan makna sakramen ini dan keterbatasan tenaga pastoral dalam pelaksanaannya. Studi ini memberikan kontribusi dengan memperkaya pemahaman teologis dan praktis tentang Sakramen Pengurapan Orang Sakit serta menawarkan rekomendasi untuk meningkatkan implementasi sakramen ini di konteks pastoral, khususnya di rumah sakit.
Copyrights © 2024