Kecemasanmerupakangangguankesehatan mental yang umumdenganprevalensi yang sangat tinggi (HIMPSI, 2020). Lebihdari 200 juta orang (3,6% dari total populasi ) di seluruh dunia menderitakecemasanmenunjukkanhingga 9,1% orang amerikaberusia 13-18 tahunmemilikikecemasansosial, data lain menunjukkanbahwa 7,7% memilikikecemasansosial pada kelompokusia 13-14 tahun, 9,7% pada usia 15-16 tahun dan 10,1% pada usia 17-18 tahun. Tujuan penelitianuntukmengetahuiPengaruh Teknik BehavioralRehearsalTerhadap TingkatKecemasanRemaja DiPantiAsuhanAisyiyah Koto Tangah TimurKota Padang.Jenis Penelitiandilakukandenganmenggunakanmetodepenelitianpre eksperimendenganone group pretest-postestdesain.Penelitianinidilakukan di Panti AsuhanAisyiyah Koto Tangah Timur Kota Padang daribulan April sampaiAgustus 2024. Populasipenelitaniniadalahremaja Panti AsuhanAisyiyah Koto Tangah Timur, denganjumlahsampel 18 respondendenganmetodepurposif samplingberdasarkankriteria yang telah di tentukansesuaidenganpenilaianskorHARS.Hasil uji statistic menggunakanujipairedsampelt-testdiperoleh p-value / sig. (2-tailed) sebesar 0,000< 0,05. Maka disimpulkanbahwaadapengaruhyang signifikanantaratingkatkecemasanremajasebelum(pre test) dan sesudah(post test).Kesimpulan penelitianiniadanyapengaruhteknikbehavioral rehearsal terhadaptingkatkecemasanremajadiPantiAsuhanAisyiyah Koto Tangah Timurtahun 2024. Terapiinidiharapkandapatditerapkan dan digunakansebagai salah satuintervensiuntukmengurangikecemasan pada remaja.
Copyrights © 2024