Penelitian ini menggunakan variable Likuiditas sebagai variable mediasi untuk melihat arah hubungan antara variabel Capital Adequacy Ratio (CAR) dengan Profitabilitas. Data sekunder yang digunakan sebagai data dalam penelitian ini berupa laporan keuangan perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sub sector bank umum swasta nasional devisa tahun 2018 – 2021. Data kemudian dikumpulkan dengan teknik dokumentasi yang selanjutnya akan diolah dengan menggunakan Smart PLS. Variabel yang digunakan adalah Capital Adequacy Ratio (CAR) sebagai variable independen, profitabilitas sebagai variable dependen, dan likuiditas sebagai variable mediasi. Dari hasil pengujian hipotesis diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa rasio Capital Adequacy Ratio (CAR) memiliki hasil signifikan dengan arah pengaruh positif terhadap profitabilitas. Perusahaan yang memiliki tingkat Capital Adequacy Ratio (CAR) yang tinggi akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan tersebut. Seiring dengan tingginya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan tersebut, maka profitabilitas bank tersebut juga akan ikut meningkat. Pengujian hipotesis kedua yang menyebutkan bahwa Capital Adequacy Ratio (CAR) memiliki pengaruh terhadap likuiditas terbukti dapat diterima. Capital Adequacy Ratio (CAR) yang tinggi akan berdampak pada meningkatnya tingkat Loan-to-deposit ratio (LDR) karena dana deposito dari masyarakat yang tertanam dalam pinjaman semakin besar. Hal ini akan menyebabkan tingkat likuiditas menurun. Pengujian hipotesis ketiga melihat pengaruh rasio Capital Adequacy Ratio (CAR) terhadap Profitabilitas dengan likuiditas sebagai pemediasi. Hipotesis ini terbukti diterima, dimana kredibilitas suatu perusahaan akan meningkat seiring semakin tingginya rasio likuiditas, sehingga berdampak pada meningkatnya profitabilitas perusahan.
Copyrights © 2024