Ilmu dakwah sebagai bagian dari ilmu ke-Islaman bertitik tolak dari pendekatan deduktif-normatif yang bersumber dari wahyu. Selanjutnya dikembangkan dengan pendekatan induktif, sehingga memberikan bobot sebagai disiplin ilmu yang berkarakteristik khusus. Dalam kerangka filsafat, ilmu dakwah disandarkan pada tiga aspek yang merupakan dasar bagi eksistensi ilmu, yaitu ontologi, epistimologi, dan aksiologi. Dakwah sebagai disiplin ilmu termasuk ilmu yang masih baru, sehingga sebagian orang masih mempersoalkan pada ranah epistemologinya. Dari sisi aksiologi, Ilmu dakwah sudah demikian kokoh. Pada perkembangannya, ilmu dakwah telah mempunyai ruang lingkup atau bingkainya. Ilmu dakwah diperkirakan masih akan terus berkembang seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan, teknologi, dan masyarakat. Dalam ranah Aksiologi, ilmu dakwah perannya cukup urgen dan strategis. Persoalan-persoalan manusia, sosial, masyarakat, yang semakin kompleks menuntut dakwah mewujudkan perubahan pada terciptanya cita-cita Islam. Maka mempelajari ilmu dakwah oleh para aktivis dakwah menjadi perlu demi terciptanya rahmatan lil alamin dan izzatul islam wal muslimin.
Copyrights © 2024