Perkembangan teknologi informasi telah menghantarkan masyarakat memasuki era disrupsi informasi. Melalui berbagai aplikasi berbasis internet hadir jutaan informasi dalam satu menit bahkan detik. Saat ini, dengan perangkat canggih tersebut, siapapun dapat memproduksi informasi, melakukan edit atau mereproduksi, serta menyebarkan informasi. Kondisi ini menuntut setiap individu memiliki keterampilan literasi agar dapat memilah informasi secara ijak. Tulisan ini bertujuan untuk menginvestigasi upaya dalam meningkatkan keterampilan literasi media untuk memperkuat peran individu dalam masyarakat sebagai warga negara yang bertanggung jawab di era disrupsi informasi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, tulisan ini menganalisis efektivitas berbagai strategi pelatihan dan pendekatan dalam meningkatkan literasi media dan pembentukan good citizen. Melalui tulisan ini disarankan bahwa, pendekatan yang berfokus pada pengembangan keterampilan kritis dalam menganalisis dan menyaring informasi, serta pemahaman tentang implikasi etis dan sosial dari konsumsi media, dapat berkontribusi secara signifikan terhadap pembentukan good citizen di tengah tantangan disrupsi informasi. Implikasi dari temuan ini untuk pengembangan program-program pendidikan dan pelatihan literasi media juga dibahas.
Copyrights © 2024