Revitalisasi perpustakaan desa merupakan langkah strategis untuk meningkatkan budaya literasi dan akses informasi di masyarakat. Artikel ini membahas upaya revitalisasi yang dilakukan di Desa Siambo, Kabupaten Enrekang, dengan tujuan utama untuk meningkatkan minat baca masyarakat dan menyediakan akses informasi yang lebih baik. Melalui program ini, kami bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengatasi kendala yang dihadapi oleh perpustakaan desa, seperti kurangnya koleksi buku yang relevan dan minimnya kegiatan literasi. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini mencakup survei, wawancara, pelatihan keterampilan literasi, dan pengembangan koleksi perpustakaan. Dengan melibatkan masyarakat secara aktif dalam program-program perpustakaan, kami berharap dapat mendorong partisipasi yang lebih besar dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya literasi. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kunjungan dan partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan perpustakaan. Masyarakat menunjukkan antusiasme yang lebih besar terhadap literasi dan pemanfaatan perpustakaan sebagai sumber informasi. Kesimpulan dari pengabdian ini menegaskan bahwa perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan buku, tetapi juga sebagai pusat informasi dan pembelajaran yang berkelanjutan, yang dapat memberdayakan masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan literasi. Revitalisasi ini diharapkan dapat menjadi model bagi desa lain dalam upaya meningkatkan literasi
Copyrights © 2024