Berbicara tentang televisi, berarti membicarakan tentang program acara dan khalayak penonton. Disana terjadi proses pembermaknaan, yakni televisi sebagai pemberi makna dan penonton sebagai penerima makna. Proses itu terjadi dalam kode-kode yang dikirim (encode) dan diterima (decode), baik berupa hal yang berkaitan dengan teknis, ideologi, maupun asumsi terhadap calon penonton. Setiap kode yang dikirimkan pada penonton tidak serta merta dimaknai sesuai dengan maksud si pengirim kode -setiap proses encoding tidak pernah sarna dengan proses decoding. Justru yang terjadi adalah setiap penonton dengan bebas mengendalikan makna atas setiap kode yang diterimanya. Hal ini terjadi karena setiap penonton memiliki modal dalam menonton, yakni : tiga posisi hipotesis.
Copyrights © 2012