Penelitian ini akan berfokus pada analisis mengenai tipografi dalam sinema, khususnya pada film dengan judul Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini, Jalan yang Jauh, Jangan Lupa Pulang, dan Hari Ini Akan Kita Ceritakan Nanti. Ketiga film ini memiliki tipografi yang karakternya memiliki kemiripan. Pembicaraan ihwal tipografi dalam film, sejauh ini belum terlalu berkembang, karena pada hakikatnya film merupakan media audiovisual sehingga analisis film lebih berpusat pada bentuk dan gaya film. Lantas apakah tipografi tidak bisa dikatakan visual jika ia hadir bahkan sejak awal film belum dimulai. Sejak awal kemunculan sinema, tipografi telah digunakan untuk menyajikan teks dan/atau kata-kata di layar, sehingga meningkatkan kredibilitas penceritaan visual. Seiring berkembangnya teknologi, tipografi digunakan dalam berbagai tujuan seperti naratif, estetika, dan fungsional tertentu di dalam film, seperti menyampaikan informasi penting dan pengalaman sinematik. penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna yang disampaikan melalui tipografi dan perannya dalam meningkatkan narasi sinematik. Untuk menganalisis siginifikansi dalam naratif sinematik, penelitian ini mengacu pada metode analisis teks dengan pendekatan Michel Chion tentang cara tipografi dimunculkan di layar.
Copyrights © 2024