Pemilihan destinasi wisata terbaik merupakan proses penting dalam sektor pariwisata untuk membantu wisatawan memilih destinasi yang sesuai dengan preferensi dan kebutuhan mereka. Namun, pemilihan ini menghadapi beberapa kendala, seperti banyaknya kriteria yang perlu dipertimbangkan, subjektivitas penilaian, dan keterbatasan dalam menetapkan bobot yang tepat untuk setiap kriteria. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah tersebut dengan mengombinasikan metode Step-wise Weight Assessment Ratio Analysis (SWARA) dan Simple Additive Weighting (SAW) untuk memberikan rekomendasi destinasi wisata terbaik di Sumatera Barat. Metode SWARA digunakan untuk menentukan bobot setiap kriteria berdasarkan penilaian ahli, sedangkan metode SAW digunakan untuk menghitung nilai preferensi dan pemeringkatan destinasi wisata. Penelitian ini menggunakan lima kriteria, yaitu aksesibilitas, sarana dan prasarana, kebersihan, keramahan, dan tarif wisata, serta 18 alternatif berupa destinasi wisata di Sumatera Barat. Hasil perangkingan menunjukkan bahwa Pantai Air Manis berada di peringkat pertama dengan nilai 0.980878187, diikuti oleh Pulau Cubadak dengan nilai 0.92266289 dan Pasumpahan, Pulau Sirandah, Pulau Carocok, Pulau Angso Duo, dan Pulau Pamutusan memiliki nilai preferensi yang sama, yaitu 0.909915014.
Copyrights © 2024