Depresi adalah gangguan kesehatan jiwa bisa lebih parah dan berlangsung lebih lama bagi beberapa orang, ringan bagi beberapa orang dan hilang dengan cepat. Indeks massa tubuh adalah indeks sederhana berat badan terhadap tinggi badan yang umum digunakan untuk mengklasifikasikan kelebihan dan kekurangan berat badan. Adanya masalah pada intake asupan pasien depresi yang dapat memengaruhi berat badan atau IMT pasien. Salah satu gejala pada pasien depresi adalah perubahan nafsu makan. Sehingga pasien depresi akan mengalami masalah pada berat badan. Jika dapat diketahui dari awal, dapat menjadi intervensi pengobatan dan pencegahan penurunan IMT pada pasien depresi. Untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi IMT pada pasien depresi di RS. Jiwa daerah provinsi lampung. Penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain deskriptif analitik pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 104 menggunakan data sekunder. Uji statistic menggunakan uji –chisquare. Hasil uji –chisquare yaitu terdapat pengaruh IMT yang signifikan pada faktor usia (p = 0,048), jenis kelamin (p = 0,002), pekerjaan (p = 0,009), konflik keluarga (p = 0,020), dan status ekonomi (p = 0,032) pasien depresi. Adapun pengaruh IMT yang tidak signifikan pada faktor pendidikan (p = 0,140).
Copyrights © 2024