Jumlah penderita hipertensi di Indonesia pada tahun 2019 sebanyak 51,3 juta kasus dengan rentang usia 30-79 tahun, dimana hanya 19 % yang mendapat pengobatan dan hanya 4% kasus hipertensi yang terkontrol. Rendahnya angka kunjungan pasien hipertensi, sehingga menyebabnya jumlah penderita terus meningkat. Tujuan penelitian ini adalah dianalislisisnya faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan minum obat pada lansia dengan hipertensi di Puskesmas Muara Enim. Desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan crossectional. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia dengan penyakit hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Muara Enim Tahun 2024 sebanyak 200. Sampel yang digunakan sebanyak 67 responden dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah kuesioner. Penelitian sudah dilakukan pada tanggal 1-31 Mei 2024 di wilayah kerja Puskesmas Muara Enim. Analisis data univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square serta multivariat dengan uji regresi logistik. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan jenis kelamin, tingkat pendidikan, jumlah obat, kepesertaan prolanis dan peran petugas kesehatan dengan kepatuhan minum obat antihipertensi pada lansia di Puskesmas Muara Enim tahun 2024. Variabel peran petugas kesehatan adalah variabel yang paling dominan berhubungan dengan kepatuhan minum obat antihipertensi pada lansia di Puskesmas Muara Enim tahun 2024.
Copyrights © 2025