Pasien yang mengalami gagal ginjal yang disebabkan oleh kanker serviks seringkali menghadapi berbagai komplikasi serta beragam tanda dan gejala, seperti kelelahan esktrem, penumpukan cairan di tubuh yang menyebabkan pembengkakan, dan kesulitas bernapas akibat akumulasi cairan di paru-paru. Kondisi ini memerlukan asuhan keperawatan yang komprehensif untuk mengatasi berbagai aspek penyakit serta dampaknya terhadap kualitas hidup pasien. Karya Ilmiah Akhir ini menggunakan metode studi kasus dengan tujuan melakukan asuhan keperawatan pada pasien kanker serviks stadium IV dengan komplikasi Penyakit Ginjal Kronik stadium V dengan salah satu penerapan Evidance-Based Practice berupa edukasi pembatasan asupan cairan. Dari hasil pengkajian, masalah yang paling menonjol adalah adanya pitting edema derajat 2 pada ekstremitas bawah sinistra, balance cairan positif sebesar +484 cc selama 24 jam, serta keluhan sesak napas yang mengarah pada diagnosa hipervolemia. Evaluasi menunjukkan bahwa meskipun pasien masih mengalami sesak napas dan hipervolemia akibat gangguan regulasi fungsi ginjal, terdapat perbaikan seperti berkurangnya sesak napas, balance cairan menurun menjadi +180 cc selama 24 jam, dan pasien mampu menaati pembatasan asupan cairan.
Copyrights © 2025