Sinar-x merupakan bentuk gelombang elektromagnetik yang dapat melewati ruang hampa. Pemanfaatan sinar-x di bidang kedokteran salah satunya untuk mendiagnosis penyakit. Sinar-x juga menimbulkan risiko kerusakan pada sel, jaringan, dan organ pada orang yang terpapar termasuk ibu hamil. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu hamil terhadap radiasi sinar-x. Metode yang digunakan bersifat deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan rumus deskriptif kategorik dan didapatkan 100 ibu hamil. Pengumpulan data menggunakan data primer yang dilakukan melalui pembagian kuesioner. Pengukuran pengetahuan berdasarkan jawaban diklasifikasikan menjadi 3 kategori yaitu baik, cukup dan kurang. Hasil penelitian diperoleh tingkat pengetahuan ibu hamil terhadap radiasi sinar-x di Puskesmas Sukadana Kalimantan Barat dikategorikan baik 27%, cukup 35% dan kurang 38%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan ibu hamil terhadap radiasi sinar-x di Puskesmas Sukadana Kalimantan Barat dikategorikan kurang.
Copyrights © 2025