Anak-anak dengan kanker membutuhkan perawatan jangka panjang yang melibatkan peran aktif keluarga, terutama orangtua sebagai caregiver. Pengobatan kanker melalui kemoterapi dapat menimbulkan berbagai efek samping fisik dan psikologis, seperti mukositis dan fatigue, yang berpotensi mempengaruhi kualitas hidup serta keberhasilan pengobatan anak. Edukasi yang tepat kepada orangtua mengenai manajemen efek samping kemoterapi sangat penting untuk mendukung perawatan anak secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh video edukasi manajemen efek kemoterapi terhadap pengetahuan caregiver, serta dampaknya terhadap mukositis, dan fatigue pada anak dengan kanker. Penelitian ini dilakukan di Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) Riau dengan menggunakan desain kuantitatif quasi experiment dan pendekatan pre-test dan post-test non-equivalent control group. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner pengetahuan orangtua tentang manajemen efek kemoterapi, OAG untuk mukositis, dan FOA-A untuk fatigue. Berdasarakan hasil penelitian dengan menggunakan uji independent t test didapatkan perbedaan rerata nilai mucositis yaitu 0.028 (p<0.05) dan nilai fatigue yaitu 0.000 (p<0.05), sementara tidak terdapat perbedaan nilai pengetahuan yaitu 0.90 (p>0.05). Kesimpulannya terdapat perbedaan rerata nilai mukositis, dan fatigue anak yang mengalami kanker setelah diberikan video edukasi. Penerapan Video edukasi dapat memberikan informasi dan dapat membantu anak dan keluarga dalam manajemen efek kemoterapi di YKAKI Riau.
Copyrights © 2024