Penelitian ini bertujuan untuk menguji fenomena efek Minggu, efek minggu keempat, dan efek Januari di Bursa Efek Indonesia, serta dampaknya terhadap hasil return saham. Metode penelitian yang digunakan meliputi analisis data umpan balik harian indeks LQ45 dari Juli 2009 hingga Mei 2020. Teori efisiensi pasar yang menjadi acuan dalam studi ini mencakup bentuk lemah, semi-kuat, dan kuat, sebagaimana dijelaskan oleh Fama (1970). Hasil penelitian menunjukkan bahwa efek Minggu, minggu keempat, dan Januari tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap return saham. Temuan ini mendukung konsep pasar efisien, di mana harga-harga di pasar mencerminkan informasi yang tersedia. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya memahami anomali pasar dan implikasinya terhadap teori efisiensi pasar. Kata Kunci: Anomali Pasar, Bursa Efek Indonesia, Mental Accounting, Hipotesis Pasar Efisien
Copyrights © 2024