meningkatnya tuntutan efisiensi energi dan material yang ringan namun kuat adalah tantangan utama yang dihadapi untuk meningkatkan kekuatan aluminium tanpa mengorbankan sifat-sifat unggul lainnya. Hal ini didukung dengan sifat mekanik dari alumunium yang sudah dimodifikasi. Setiap metode memiliki efek yang berbeda terhadap sifat mekanis dan mikrostruktur aluminium, sehingga pemahaman mendalam tentang teknik penguatan sangatlah penting. Proses perlakuan panas (Heat treatment) digunakan untuk meningkatkan sifat mekanik aluminium, seperti kekuatan dan keuletan. Parameter seperti suhu, waktu pemaparan, dan laju pendinginan mempengaruhi hasil akhir dari Heat treatment. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh variasi media quenching terhadap perubahan struktur mikro dan kekerasan paduan Al-Si-Cu-Fe. Pengujian yang dilakukan berupa pengujian kekerasan dan pengamatan metalografi. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa perlakuan panas quenching dengan perbedaan variasi media quenching cenderung mempengaruhi tingkat kekerasan Al-Si-Cu. Dari hasil pengujian kekerasan, nilai rata-rata kekuatan tertinggi didapatkan dengan media quenching air sebesar 75,484 BHN. Variasi media pendingin akan merubah struktur mikro melalui penyebaran partikel Si dan morfologi partikel Si. Hasil pengujian kekerasan dan hasil pengamatan struktur mikro spesimen dengan media quenching air memiliki struktur mikro dengan bentuk partikel Si paling halus dan penyebaran partikel Si yang banyak sehingga tingkat kekerasan pada spesimen dengan media pendingin air paling tinggi.
Copyrights © 2024