Reciprocating Blow Molding adalah proses pembentukan plastik yang menggunakan udara bertekanan untuk membentuk tabung plastik berongga (parison) ke dalam cetakan. Mesin ini biasanya membuat barang-barang berongga seperti botol, jerigen, dan tangki bahan bakar plastik. HDPE biasanya digunakan, tetapi bahan daur ulang (regrind) juga bisa menjadi pilihan. Mencampur regrind dengan HDPE murni dapat menurunkan biaya material dan mengurangi limbah. Produk yang lebih ringan juga menghemat biaya dengan menggunakan lebih sedikit bahan. Faktor lain yang mempengaruhi berat produk adalah shotsize, yang mengukur jumlah bahan cair dari ekstruder. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dampak komposisi regrind HDPE dan variasi shotsize terhadap berat botol 190 ml yang diproduksi dengan reciprocating blow moulding dan untuk menemukan parameter yang optimal untuk variabel-variabel ini. Dengan menggunakan response surface methodology (RSM), penelitian ini menemukan bahwa komposisi regrind sebesar 17,50% dan shotsize sebesar 3,58 inci menghasilkan berat produk sebesar 11,55 gram.
Copyrights © 2024