Empati merupakan faktor penting dalam diri individu yang berperan dalam berbagai bidang kehidupan, mulai dari bisnis, pendidikan maupun asmara, sebaliknya, ketiadaan empati menyumbang terhadap kriminalitas dalam berbagai bentuknya seperti kekerasan psikopat, pemerkosaan, maupun perdagangan anak. Empati adalah landasan bagi perilaku prososial seseorang. Tanpa empati, seorang anak tidak akan dapat menampilkan perilaku alami dalam tindakan berbagi, menolong, dan berkasih saying. Empati perlu ditanamkan dan dikembangkan oleh institusi pendidikan, termasuik pendidikan Islam. Penelitian literatur ini dilaksanakan dengan tujuan menggali faktor-faktor yang mempengaruhi empati dan bagaimana pembentukannya pada diri peserta didik. Hasil penelitian menemukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi empati adalah kematangan afeksi, kapasitas kognitif pertambahan umur, program-program pendidikan seperti program televisi prososial, training, metode pembelajaran dan bahan ajar/sumber belajar. Adapun faktor yang dipengaruhi empati adalah sikap agresif, perilaku prososial, konsep diri, pemahaman sosial dan sikap otoriter seseorang. Pembentukan empati dalam dunia pendidikan dapat dilakukan dengan metode cerita, baik secara tradisional dan modern. Sedangkan model yang dapat dipilih yaitu experiental learning dan PAI Inqiury.
Copyrights © 2021