Pada zaman sekarang, perempuan cantik sering digambarkan dengan kriteria-kriteria tertentu yang banyak beredar di media sosial serta di lingkungan masyarakat. Hal tersebut sangat memberikan pengaruh dikalangan mahasiswi, dimana mereka mulai mengikuti apa yang menjadi kriteria cantik tersebut sehingga timbul perilaku konsumtif dalam pembelian maupun penggunaan barang dan produk kecantikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni metode kualitattif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan wawancara. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana representasi perempuan cantik dan praktik gaya hidup konsumtif di kalangan mahasiswi fakultas ilmu sosial UIN Sumatera Utara. Penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswi yang terlibat dalam perilaku konsumtif lebih cenderung membeli dan menggunakan berbagai barang serta produk kecantikan untuk memenuhi ekspektasi masyarakat dan mencapai penampilan yang mereka inginkan, sebagian dari mereka juga tidak memperdulikan biaya yang harus dikeluarkan. Penelitian ini menyoroti sejauh mana para mahasiswi memprioritaskan untuk menyesuaikan diri dengan standar kecantikan masyarakat.
Copyrights © 2024