Dalam era globalisasi dan modrenisasi, isu-isu terkait pakaian dan identitas diri menjadi topik yang semakin penting dalam konteks sosial dan agama. Salah satu aspek yang mendapat perhatian khusus dalam kajian ini adalah hijab style, khususnya dalam persfektif pemikiran ulama kontemporer seperti Wahbah Az-Zuhaili. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pandangan Wahbah Az-Zuhaili mengenai hijab dan bagaimana pandangan tersebut dipahami dan diterapkan oleh mahasiswi Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam (FUSI) UIN Sumatera Utara Medan. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis secara deskriptif, dimana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswi FUSI UINSU Medan memahami hijab sebagai kewajiban syar’i, sesuai dengan pandangan Wahbah Az-Zuhaili yang menekankan kesopanan dan kepatuhan pada syariat Islam. Namun dalam implementasinya, terdapat variasi dalam mempraktikkan hijab yang dipengaruhi oleh tren mode, lingkungan sosial, pengalaman, serta pemahaman personal terhadap ajaran agama. Penelitian ini menyoroti pentingnya memahami konsep hijab secara mendalam agar mahasiswi mampu menyeimbangkan antara kewajiban agama dan ekspresi mode.
Copyrights © 2024