Era digitalisasi dapat dikatakan sebagai era yang menguntungkan bagi gen Z. Karena pada era ini gen Z dikenal sebagai kelompok yang lebih peka terhadap perubahan dan perkembangan teknologi. Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) membuat gen Z selalu mengikuti trend terkini, salah satunya yaitu terjun dalam dunia bisnis. Banyak orang beranggapan bahwa memulai bisnis saat persaingan di dunia bisnis sedang ketat-ketatnya, terutama bagi mereka yang baru merintis merupakan hal yang tidak mungkin, namun pada kenyataannya tidak ada kata terlambat untuk memulai. Artikel ini bertujuan untuk memberi pedoman bagaimana cara bersaing dan mengembangkan bisnis tanpa bantuan endorsement influencer. Cukup dengan memanfaatkan media sosial sebagai media promosi, dengan aktif memposting dan membuat konten menarik, hal itu memungkinkan pengusaha baru dapat memperkenalkan produk usaha mereka ke masyarakat atau calon konsumen dengan jangkauan yang lebih luas. Artikel ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik studi pustaka dengan kata kunci Pemasaran oleh gen z di era digitalisasi tanpa bantuan influencer.
Copyrights © 2024