Latar Belakang: Perkembangan anak yang semakin individualis akan mengakibatkan berkurangnya kepekaan terhadap lingkungan sekitar. Sehingga sosialisasi anak terhadap masyarakat tidak akan terjalin dengan baik. Sementara itu, interaksi sosial anak akan terus berlangsung hingga ia tumbuh dewasa. Bila anak terus menerus dibuat takjub dengan kecanggihan gadget, maka pada akhirnya anak akan kesulitan dalam berinteraksi dengan orang di sekitarnya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan gadget dengan perkembangan psikososial pada anak prasekolah usia 3-6 tahun di RA Raden Rahmat Nglele Sumobito. Metode: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan survei analitik cross-sectional dengan jumlah responden sebanyak 35 orang. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan accidental sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah lembar angket prasekolah, penggunaan gadget Perkembangan Psikososial Anak. Analisis data menggunakan uji SPSS versi 20. Uji univariat menggunakan uji asumsi Shapiro Wilk, kemudian uji bivariat menggunakan uji chi-square (p < 0,05). Hasil: Hasil Penelitian Hasil uji Chi-Square menunjukkan tidak ada hubungan antara penggunaan gadget dengan perkembangan psikososial pada anak prasekolah usia 3-6 tahun di RA Raden Rahmat Nglele Sumobito, p-value = 0,625 > 0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tidak ada hubungan antara penggunaan gadget dengan perkembangan psikososial anak prasekolah usia 3-6 tahun di RA Raden Rahmat Nglele Sumobito.
Copyrights © 2024