Sistem absensi berbasis fingerprint yang digunakan oleh Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan Kecamatan Asembagus memiliki beberapa kelemahan, terutama ketika terjadi gangguan teknis atau pegawai bekerja di lokasi yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi absensi pegawai berbasis geolokasi sebagai solusi untuk masalah tersebut. Metode waterfall digunakan dalam pengembangan sistem. Pemodelan sistem menggunakan Data Flow Diagram (DFD) untuk menggambarkan alur proses dan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem absensi berbasis geolokasi dapat mengatasi keterbatasan sistem fingerprint dengan memungkinkan pegawai melakukan absensi dari lokasi yang berbeda, selama masih dalam radius yang ditentukan. Sistem ini juga menyediakan fitur rekapitulasi absensi otomatis dan pembuatan laporan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) berdasarkan riwayat kehadiran. Implementasi sistem ini diharapkan dapat meningkatkan fleksibilitas dan efisiensi proses absensi pegawai di UPTD Pendidikan Kecamatan Asembagus.
Copyrights © 2024