Konflik inerpersonal pada remaja merupakan salah satu tantangan yang sering dihadapi oleh remaja yang berada pada situasi rentan, seperti remaja binaan Lembaga Rumah Zakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menerapkan self-compassion sebagai strategi untuk meminimalisir terjadinya konflik pada remaja binaan Lembaga Rumah Zakat Makassar. Self-compassion, yang melibatkan sikap baik dan pengertian terhadap diri sendiri saat menghadapi kesulitan, dipilih sebagai salah satu strategi karena potensinya dalam meningkatkan regulasi emosi dan hubungan interpersonal. Program pengabdian ini dirancang dengan kombinasi sesi edukasi, latihan praktis, dan refleksi diri. Partisipan terdiri dari 21 remaja berusia 13-18 tahun yang merupakan binaan Lembaga Rumah Zakat. Hasil kegiatan mengindikasikan bahwa dengan menerapkan self-compassion dapat menjadi strategi efektif dalam meminimalisir konflik pada remaja binaan Lembaga Rumah Zakat, remaja merasa lebih mampu memahami dan merespon situasi konflik dengan cara yang lebih konstruktif.
Copyrights © 2024