Kegiatan sosialisasi tentang pemanfaatan kaldu tulang (bone broth) sebagai Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran para kader Aisyiyah di Desa Wonorejo mengenai pentingnya gizi seimbang bagi pertumbuhan anak. Analisis situasi menunjukkan bahwa kondisi ekonomi masyarakat cenderung menengah ke bawah, dengan mayoritas ibu muda memiliki tingkat pendidikan hanya hingga SMP. Keterbatasan fasilitas kesehatan serta minimnya akses informasi gizi turut memperburuk angka kasus stunting, yang mencapai 60 anak dalam tiga tahun terakhir. Program ini mencakup edukasi tentang cara membuat kaldu tulang yang higienis dan bergizi, serta penyediaan bahan informasi dalam bentuk e-book. Metode penyuluhan melibatkan pelatihan langsung dan demonstrasi, diikuti dengan sesi tanya jawab interaktif untuk memastikan peserta memahami setiap tahapan. Evaluasi menunjukkan partisipasi aktif dan antusiasme tinggi dari peserta yang merasa terbantu dengan materi yang disampaikan. Dengan peningkatan pengetahuan yang diperoleh, para peserta diharapkan mampu menerapkan tips dan trik pembuatan kaldu tulang secara mandiri di rumah, sehingga dapat berkontribusi dalam mengurangi angka stunting di Desa Wonorejo.
Copyrights © 2024