CO merupakan salah satu gas yang tidak berasa, tidak berwarana dan tidak berbau, tetapi. CO salah satunnya dapat berasal dari rokok dan asap rokok. Pengaruh kadar HbCO didalam darah dapat mennyebabkan bahaya antara lain sakit kepala, pusin, kejang, dan dapat mennyebabkan kematian. Data yang digunakan adalah data primer serta observasi dengan menggunakan kuisioner pada 32 sampel. Analisis kadar HbCO menggunkan metode Hinsbreg-Lang dan dilakukan uji SPSS. Hasil penelitian menunjukkan dari 32 sampel yang terdiri dari perokok aktif dan pasif terdapat pengaruh hasil kadar HbCO didalam darah Hasil penelitian menunjukkan nilai kadar HbCO pada16 sampel perokok aktif (8,77%), pada 16 sampel perokok pasif (8,30%), dan berdasarkan uji normalitas diperoleh nilai kadar HbCO perokok aktif sebesar 0,000 0,05 dan nilai data kadar HbCO perokok pasif sebesar 0,000 0,05 karena data tidak normal dilanjutkan ke uji non parametrik yaitu Mann-Whitney. Pada hasil uji non parametrik yaitu Mann Whitney didapat nilai p= 0,692 (p= 0,05). Dimana dengan nilai p 0,05 dan dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara kadar HbCO pada perokok aktif dan pasif.
Copyrights © 2024