Lansia yang terdiagnosis Diabetes Melitus (DM) memerlukan pencegahan secara primer yaitu dengan melakukan perawatan kaki atau foot self care secara rutin untuk mencegah komplikasi pada jaringan perifer. Latihan kaki ini membantu meningkatkan sirkulasi darah, memperkuat otot kaki,dan menggerakkan sendi kaki. Perumusan masalah adalah apakah ada pengaruh senam kaki lansia terhadap gejala neuropatik diabetik ferifer pada lansia Di Puskesmas Manyak Payed. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan rancangan post test only design. Penelitian berlokasi Di Puskesmas Manyak Payed Populasi adalah seluruh lansia yang memeriksakan kesehatannya sebanyak 68 orang. Besar sampel sebanyak 40 orang. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat dengan uji wilcoxon. Hasil penelitian adalah Ada perbedaan gejala neuropatik diabetik ferifer pada lansia sebelum dan sesudah dilakukan senam kaki lansia Di Puskesmas Manyak Payed Tahun 2022. Hasil uji statistik diperoleh p 0,05. Kesimpulan adalah Ada perbedaan gejala neuropatik diabetik ferifer pada lansia sebelum dan sesudah dilakukan senam kaki lansia. Disarankan kepada lansia agar agar selalu melakukan senam kaki untuk mencegah gejala neuropati perifer.
Copyrights © 2024