Penggunaan sistem pembayaran digital melalui Quick Response Code (QR Code) telah membawa kemajuan signifikan dalam efisiensi transaksi, khususnya di era digital saat ini. Teknologi ini menawarkan kecepatan dan kemudahan dalam proses pembayaran, mengurangi ketergantungan pada uang tunai dan memfasilitasi transaksi yang aman dan nyaman. Pemanfaatan QR Code diterapkan pada Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang telah menopang perekonomian di sektor perdagangan. Namun, semakin berkembangnya teknologi akan selalu memunculkan kerentanan seperti masalah keamanan pada QRIS, yaitu risiko keamanan QR Code dan Phishing (Quishing). Dalam serangan ini, pelaku kejahatan membuat QRIS yang tampaknya sah seolah-olah QRIS milik pedagang, tetapi ketika dipindai QRIS tersebut mengarahkan korban melakukan transaksi ke rekening QRIS pelaku kejahatan. Studi ini memberikan solusi untuk mengatasi Quishing pada QRIS dengan analisis keamanan sistem pembayaran digital QRIS dengan merekomendasikan implementasi keamanan tambahan pada sistem QRIS yang sudah ada. Selain itu, kampanye edukasi yang berkelanjutan tentang keamanan digital serta peningkatan infrastruktur pendukung sangat diperlukan untuk meningkatkan adopsi dan keefektifan sistem pembayaran digital berbasis QRIS di masyarakat. Studi ini menunjukkan bahwa penerapan autentikasi ganda, verifikasi lokasi, dan edukasi keamanan digital adalah langkah yang efektif untuk melindungi dan mencegah pengguna dari serangan Quishing.
Copyrights © 2024