Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram
Vol 8, No 2 (2023): JULI

HUBUNGAN JENIS PERSALINAN DENGAN KEJADIAN HIPERBILIRUBINEMIA PADA BAYI BARU LAHIR DI RSIA BUNDA ARIF PURWOKERTO

Handayani, Maryamah Eka Prapti (Unknown)
Kurniati, Citra Hadi (Unknown)



Article Info

Publish Date
11 Jan 2025

Abstract

Abstract: One of the maternal factors that cause hyperbilirubinemia is the type of delivery. Labor is the process of expelling a fetus that can live outside the womb through the birth canal or stomach. The type of delivery consisted of pathological delivery and normal delivery. A few days of life at the age of 0-28 days that undergo major changes from inside the womb to outside the womb are called newborns. Increased bilirubin levels in newborns > 5 mg/dl will cause hyperbilirubinemia. Objective To determine the relationship between type of delivery and the incidence of hyperbilirubinemia in newborns at RSIA Bunda Arif Purwokerto. This study is an analytic survey study with a retrospective approach. The sampling technique was purposive sampling with a total of 89 newborns with hyperbilirubinemia. The research instrument used a checklist sheet. Data analysis using lambda correlation test and chi square test. The results showed that 52.8% of newborns at RSIA Bunda Arif Purwokerto experienced pathological delivery. The incidence of hyperbilirubinemia in newborns at RSIA Bunda Arif Purwokerto was 36% experiencing hyperbilirubinemia in the grade V category. There is a relationship between pathological delivery and the incidence of hyperbilirubinemia in newborns at RSIA Bunda Arif Purwokerto with a moderate strength p-value of 0.0001 (p-value<) and lambda (λ) 0.576. Type of delivery has a moderate relationship with the incidence of hyperbilirubinemia in newborns.Abstrak: Salah satu faktor maternal yang menyebabkan hiperbilirubinemia yaitu jenis persalinan. Persalinan merupakan proses pengeluaran janin yang dapat hidup di luar kandungan melalui jalan lahir atau perut. Jenis persalinan terdiri dari persalinan patologis dan persalinan normal. Beberapa hari kehidupan di usia 0-28 hari yang mengalami perubahan besar dari dalam rahim ke luar rahim disebut bayi baru lahir. Peningkatan kadar bilirubin pada bayi baru lahir >5 mg/dl akan menyebabkan hiperbilirubinemia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan jenis persalinan dengan kejadian hiperbilirubinemia pada bayi baru lahir di RSIA Bunda Arif Purwokerto. Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan pendekatan retrospektif. Teknik pengambilan sampel purposive sampling dengan jumlah sampel 89 bayi baru lahir dengan hiperbilirubinemia. Instrumen penelitian menggunakan lembar cheklist. Analisis data menggunakan uji korelasi lambda dan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan jenis persalinan pada bayi baru lahir di RSIA Bunda Arif Purwokerto sebanyak 52,8% mengalami persalinan patologis. Kejadian hiperbilirubinemia pada bayi baru lahir di RSIA Bunda Arif Purwokerto sebanyak 36% mengalami hiperbilirubinemia dalam kategori derajat V. Ada hubungan persalinan patologis terhadap kejadian hiperbilirubinemia pada bayi baru lahir di RSIA Bunda Arif Purwokerto dengan kekuatan sedang nilai p-value sebesar 0.0001 (p-value < α) dan lambda (λ) 0.576. Jenis persalinan memiliki hubungan yang sedang dengan kejadian hiperbilirubinemia pada bayi baru lahir. 

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

MJ

Publisher

Subject

Health Professions Nursing Public Health Other

Description

Midwifery journal-Jurnal Kebidanan UM. Mataram memuat naskah hasil penelitian di bidang ilmu kebidanan dan ilmu kesehatan masyarakat. Ruang lingkup dari Midwifery Journal berupa hasil penelitian dan kajian analitis berisi artikel ilmiah tentang kesehatan perempuan sepanjang daur kehidupannya. ...