Pengelolaan sampah rumah tangga menjadi salah satu tantangan utama dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama di kawasan pedesaan seperti Desa Kalikayen. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan program pemberdayaan remaja dalam pengelolaan sampah rumah tangga yang dilakukan melalui survei lapangan, sosialisasi, pembentukan kelompok remaja, dan penerapan teknologi sederhana. Metode pelaksanaan meliputi survei karakteristik sampah, penyusunan prosedur pengelolaan sampah berbasis komunitas, pelatihan pengelolaan sampah, serta praktik pembuatan pupuk organik dari sampah rumah tangga. Evaluasi dilakukan melalui pendampingan dan analisis perubahan pengetahuan dan keterampilan remaja dalam mengelola sampah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ada pengaruh sebelum dan sesudah diberikannya sosialisasi dengan nilai p=0,000. Pemberdayaan remaja terbukti menjadi pendekatan strategis untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat di tingkat desa. Program ini memberikan dampak positif terhadap kebersihan lingkungan, pengurangan volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA), serta peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah berkelanjutan.
Copyrights © 2024