Kemajuan teknologi modern memungkinkan kita dengan cepat berbagi dan menerima informasi dari seluruh penjuru dunia. Internet telah memudahkan komunikasi tanpa batas geografis dan waktu, mengubah cara hidup kita sehari-hari. YouTube salah satu platform media sosial terpopuler sering digunakan untuk menyebarkan informasi yang bisa diakses oleh semua kalangan masyarakat. Kinderflix adalah channel YouTube yang berfokus pada konten edukasi untuk mendukung tumbuh kembang anak. Namun, meskipun tujuan utamanya adalah edukasi, beberapa pengguna dewasa yang tidak bertanggung jawab telah menyalahgunakan platform ini untuk melakukan pelecehan seksual terhadap host-nya kak Nisa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bagaimana konten edukasi pada Kinderflix memberikan manfaat edukatif kepada penonton, berdasarkan teori komunikasi informatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif untuk menjelaskan dan menganalisis fenomena, aktivitas sosial, peristiwa, sikap seseorang secara individu maupun kelompok. Data yang digunakan adalah ke empat konten edukasi parenting di channel YouTube kinderflix. Hasil dari penelitian ini adalah konten edukasi parenting pada channel YouTube Kinderflix berhasil menciptakan lingkungan belajar yang bermanfaat bagi balita. Hal ini terlihat dari tanggapan positif penonton terkait peningkatan kosakata dan keterampilan komunikasi anak-anak. Namun, munculnya komentar negatif yang mengarah pada seksualisasi host kak Nisa, disebabkan oleh penonton dewasa yang tidak memahami tujuan konten, kesalah pahaman dan fokus berlebihan pada penampilan fisik.
Copyrights © 2024