Pendahuluan : Peradangan yang terjadi di usus yang disebabkan oleh mikroorganisme yang menyerang lendir usus dikenal sebagai disentri. Di antara penyebab disentri di seluruh dunia, kita dapat menyebutkan Shigella, strain Escherichia coli yang agresif, dan kadang-kadang bakteri seperti Campylobacter, yersinia, salmonella, dan parasit seperti Entamoeba histolytica. Untuk menghindari komplikasi, penanganan secara menyeluruh menggunakan pendekatan kedokteran keluarga dengan fokus pada pasien, keluarga, dan masyarakat. Studi ini adalah kasus. Alloanamnesis dan pemeriksaan fisik adalah metode yang digunakan untuk mendapatkan data awal. Diagnosis holistik digunakan untuk menilai dari awal, proses, dan akhir penelitian. Penilaian dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. Laporan Kasus : Seorang anak laki-laki usia 8 tahun datang dengan keluhan BAB cair yang dialami > 10x pada hari ini. Keluhan BAB cair ini sudah dialami pasien selama 2 hari ini. Kotoran berwarna kuning kehijauan, berampas, berlendir, dan terdapat darah pada kotoran. Ibu mengatakan BAK pasien berkurang tidqak seperti biasanya. Ibu pasien mengatakan sebelumnya pasien makanan jajanan yang dibeli ayahnya sepulang kerja. Ibu mengatakan anaknya minum lebih banyak dari biasanya. Secara klinis dan pemeriksaan fisik pasien didiagnosis Disentri. Kesimpulan : Faktor risiko internal berupa kurangnya pengetahuan terkait penyakit dan kebersihan diri seperti cuci tangan. Faktor risiko eksternal berupa kurangnya pengetahuan keluarga dan kebersihan rumah yang masih kurang baik. Dilakukan intervensi medikamentosa dan non-medikamentosa pada pasien dan keluarga.
Copyrights © 2024