Acara penganugerahan yang diadakan oleh Yayasan Anak Rakyat di Lapangan Tala Bumi Tamalanrea Permai Makassar, Sulawesi Selatan, adalah sumber penelitian ini. Pengundian berhadiah akan digunakan untuk memberikan hadiah; peserta harus tetap tenang sebelum pengundian dimulai. Fokus penelitian ini adalah nomor terdaftar anak laki-laki berusia 12 tahun ini, 01427. Ia memenangkan hadiah utama ibadah umrah dalam pengundian tersebut. Namun, penghargaan tersebut tiba-tiba dicabut saat mereka akan naik panggung. Pembatalan hadiah umroh dibenarkan oleh KPU karena pemenang masih anak-anak. Meskipun memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK), dia masih di bawah umur dan tidak memiliki hak untuk memilih pada pemilu 2024. Rifki langsung menangis karena kejadian itu. Karena itu, komisi mengubah hadiah menjadi TV dan dispenser air. Hadiah Utama dan Hadiah Pemisahan Umroh pasti akan sangat berbeda dari hadiah TV dan Hub. Pengundian baru dilakukan setelah hadiah utama hilang. Karena itu, Ernawati, yang tinggal di Jalan Sabilihaq, Desa Tamalanrea, berhasil menerima penghargaan umrah. Dia adalah istri pekerja harian. Menurut teori Wa'ad, hal yang normal adalah pihak penyelenggara memberikan janji kepada siapapun yang ingin memenuhi syarat yang telah ditetapkan; namun, dalam kasus ini, ada unsur penipuan terhadap peserta undian.
Copyrights © 2024