Banyak kasus marginalisasi budaya dewasa ini di berbagai daerah, khususnya budaya tradisi seperti seni pertunjukan tradisi. Keberadaannya kurang dipelihara dan jarang mendapat tempat di dalam berbagaai kegiatan tradisi yang membudaya di dalam suatu masyarakat. Pengakuan masyarakat terhadap keberadaan seni pertunjukan tradisi sudah mulai luntur. Padagilirannya seni pertunjukan tersebut jarang digunakan dan difungsikan oleh masyarakat pemiliknya. Sebagai warisan budaya tak benda, seni pertunjukan tidak lagi dibudayakan seperti biasanya oleh pemiliknya. Ditengarai persoalan ini disebabkan kurang berperannya sinergitas ekosistem budaya di daerah tersebut. Ekosistem budaya tidak berjalan sebagaimana mestinya, sehingga berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan seni pertunjukan tersebut. Artikel ini memfokuskan persoalan tidak berperannya sinergitas ekosistem budaya yang berdampak pada keterpinggirannya seni pertunjukan tradisi. Padagilirannya diasumsikan bahwa hubungan ekosistem berpengaruh terhadap kehidupan seni pertunjukan tradisi di suatu daerah.
Copyrights © 2024