Kepercayaan diri dan keterlibatan organisasi dikaitkan dengan frekuensi berbicara di depan umum di kalangan mahasiswa Sains Data Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur (UPNVJT). Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif, menggunakan strategi pengambilan sampel jenuh untuk memilih sampel sebanyak 67 siswa. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mengukur kepercayaan diri, keterlibatan organisasi, kemahiran berbicara di depan umum, dan frekuensi berbicara di depan umum. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa kepercayaan diri dan jumlah acara yang dihadiri setiap tahun memiliki dampak positif dan substansial pada frekuensi berbicara di depan umum, dengan nilai R-kuadrat sebesar 0,728. Sementara itu, tidak ada dampak yang terlihat dari keterlibatan organisasi. Temuan ini menyoroti nilai peningkatan harga diri siswa dan memberi mereka lebih banyak kesempatan untuk berlatih berbicara di depan umum. Kemampuan ini harus dikembangkan jika mereka ingin berhasil baik secara akademis maupun profesional dalam mengomunikasikan analisis data yang canggih kepada beragam audiens.
Copyrights © 2024