Latar Belakang: Bencana menghadirkan perubahan dan memaksa individu keluar dari rutinitas normalnya sehingga penting membangun resiliensi. Namun, pembentukan resiliensi membutuhkan kohesi sosial dalam masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kohesi sosial terhadap resiliensi masyarakat dalam menghadapi bencana tsunami.Metode: Jenis penelitian korelasional pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 300 responden dengan menggunakan purposive sampling. Uji validitas dinyatakan valid (p-value <0,05). Uji reliabilitas variabel Psychological Sense of Community sebesar 0,542, Neighboring sebesar 0,348, Attraction sebesar 0,519, dan resiliensi sebesar 0,902. Pengambilan data menggunakan kuisioner dan analisis statistik menggunakan regresi linier sederhana dan regresi linier berganda.Hasil: Variabel psychological sense of community memiliki nilai mean 22,21, neighboring memiliki nilai mean sebesar 15,67, attraction memiliki nilai mean sebesar 18,96, serta resiliensi masyarakat memiliki nilai mean sebesar 44,19. Terdapat pengaruh signifikan psychological sense of community (p=0,000), neighboring (p=0,000), dan attraction (p=0,000) terhadap resiliensi masyarakat.Kesimpulan: Terdapat pengaruh kohesi sosial terhadap resiliensi masyarakat.
Copyrights © 2024